Sebuah truk yang melintas dari arah bawah menuju ke atas tergelincir di samping jalan hingga menyebabkan dua orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.
Truk tersebut diketahui kerap melintasi jalan itu setiap kali selesai melakukan kegiatan bongkar muat di area atas. Namun kali ini, kendaraan diduga kehilangan traksi saat menanjak dan akhirnya tergelincir ke sisi jalan.
Ketua RT setempat sekaligus saksi Yaya Maria, mengatakan kejadian berlangsung cepat dan sempat membuat warga panik.
“Tadi mobil dari bawah mau ke atas, kebetulan di atas itu workshop-nya. Tiba-tiba tergelincir di samping jalan,” ujar Yaya saat ditemui di lokasi kejadian.
Dalam peristiwa tersebut, dua orang menjadi korban, salah satunya adalah helper truk yang terjepit di bagian belakang kendaraan, sementara satu lainnya mengalami luka-luka.
“Yang terjepit itu helper-nya, satu lagi mengalami luka-luka,” tuturnya.
Posisi korban yang terjepit membuat proses evakuasi cukup sulit. Warga bersama relawan dan PMI berinisiatif memberikan bantuan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, Anggota Tanggana Kota Samarinda, Arifani, menjelaskan evakuasi dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana.
“Kami bersama warga, Relawan, PMI, serta Damkar melakukan evakuasi menggunakan dongkrak kayu dan balok untuk mengangkat bagian belakang truk,” ungkapnya.
Setelah berhasil dikeluarkan, kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit SMC Samarinda menggunakan ambulans PMI dan unit ITS. Salah satu korban mengalami luka serius dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.
“Korban meninggal laki-laki berusia 23 tahun. Saat tiba di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya.
Editor: Erwin