Hal ini disampaikan anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi yang menurutnya santri sejak dulu memiliki posisi strategis dalam sejarah perjuangan Indonesia, dan hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan.
“Santri adalah garda terdepan penjaga dan pengawal NKRI. Kita semua menaruh harapan besar agar para santri terus menjadi tonggak perjuangan bangsa Indonesia,” kata Reza kepada Korankaltim Jumat (24/10/2025).
Politikus muda Partai Gerindra itu menilai, peringatan Hari Santri ke-15 tahun ini juga menjadi momentum refleksi dan transformasi bagi dunia pesantren.
Santri perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. “Santri sekarang harus bisa memadukan ilmu agama dengan sains dan teknologi agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” sebutnya. “Mereka juga harus berani berinovasi dan tampil modern, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tutur Reza.
Reza menyampaikan harapannya agar santri-santri di Kaltim khususnya mampu menunjukkan kiprahnya hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Untuk mewujudkan hal itu, peran pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dinilai sangat penting dalam mendukung kemajuan pesantren.
“Kami di DPRD akan terus memberikan dukungan agar pesantren dapat berkembang dan melahirkan santri-santri unggul yang siap berkontribusi untuk bangsa,” tutup Reza.
Editor: Aspian Nur