Insiden berawal saat sejumlah pengendara melintas dijalur menurun dengan kondisi sedikit menikung namun beberapa kendaraan mendadak kehilangan kendali dan jatuh hampir bersamaan ditikungan tersebut.
Fitri, seorang pengendara kepada Korankaltim.com menceritakan kalau kejadian berlangsung begitu cepat. Wanita 29 tahun itu mengaku tak sempat menghindar lantaran jalan terasa sangat licin.
“Baru saja kejadian, banyak yang jatuh bersamaan. Rupanya jalanan licin karena ada Solar tumpah dari jerigen yang bocor,” kata Fitri yang mengalami luka ringan di bagian lutut setelah terjatuh bersama motornya.
Sebelum dirinya terjatuh sudah ada beberapa pengendara lain yang lebih dulu tergelincir di depan Fitri. “Mungkin sudah lima kendaraan jatuh, termasuk saya. Motor rusak, tapi syukurlah saya hanya luka ringan,” ucapnya.
Tumpahan solar di lokasi tersebut menurutnya bukan yang pertama kali terjadi. Warga sekitar sudah berulang kali menyaksikan kejadian serupa, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari pihak berwenang.
“Sudah sering kejadian seperti ini, tapi kali ini korbannya banyak. Harusnya ada pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya dengan nada kecewa.
Sementara Muksin, sopir pikap bermuatan koral bernomor polisi KT 8404 MG mengalami nasib yang lebih apes saat melintas di kawasan tersebut. Mobil yang dikemudikan pria 49 tahun itu tergelincir di tanjakan hingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling kesisi kiri jalan.
“Saya sudah lihat Solar di jalan, tapi terlambat. Ban depan langsung selip, mau dikendalikan tetap meluncur ke kiri,” kata Muksim.
Muksin mengalami cedera dibagian pinggang akibat benturan, sementara mobilnya rusak cukup parah di bagian depan. Diakuinya tumpahan solar di jalur tersebut sering terjadi, terutama saat truk-truk besar melintas membawa bahan bakar cadangan.
“Pinggang agak sakit, tapi masih bisa jalan. Mobil lumayan rusak. Jalur ini memang sering licin kalau ada truk bawa solar,” ucap Muksim lagi.
Pantauan media ini dilapangan menunjukkan genangan solar masih terlihat menutupi sebagian badan jalan dengan aroma menyengat. Sejumlah pengendara tampak berhati-hati melintas agar tidak tergelincir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait sumber tumpahan solar tersebut. Dugaan sementara, tumpahan berasal dari wadah bahan bakar cadangan milik kendaraan besar yang bocor saat melintas.
Warga sekitar berharap, pemerintah maupun aparat terkait segera menindaklanjuti insiden tersebut agar tidak menimbulkan korban baru.
“Harus segera dibersihkan dan ditelusuri sumbernya. Bahaya sekali kalau dibiarkan, apalagi kalau malam atau hujan. Yang menumpahkan harus bertanggung jawab,” tutup Muksin.
Editor: Aspian Nur