Kegiatan ini dilakukan setelah banyaknya laporan masyarakat terkait kendaraan besar yang parkir sembarangan dan mengganggu arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama kota.
Operasi penertiban dimulai dari Jalan APT Pranoto, kemudian berlanjut ke kawasan Stadion Palaran hingga Jembatan Mahulu. Sejumlah kendaraan besar kedapatan parkir di bahu jalan dan sebagian lainnya digunakan untuk aktivitas bongkar muat di luar kawasan yang diperbolehkan.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang sudah lama disampaikan melalui laporan langsung maupun media sosial.
“Hari ini kami melakukan operasi penertiban parkir liar. Banyak laporan masyarakat karena truk-truk besar parkir di bahu jalan dan mengganggu pengguna lain,” ujar Edwin Noviansyah.
Dari hasil operasi, petugas menemukan sembilan truk besar parkir di kawasan Stadion Palaran dan dua bus di sekitar Jalan APT Pranoto. Selain menertibkan parkir liar, tim Satpol PP juga memantau aktivitas di terminal bayangan Sungai Kunjang yang sering dijadikan tempat menaikkan dan menurunkan penumpang bus antar kota.
“Kami akan rapatkan lagi bersama rekan-rekan di Dinas Perhubungan untuk mengkaji apakah terminal di Sungai Kunjang masih layak digunakan, atau sebaiknya dipindah ke seberang,” terangnya.
Ia menjelaskan, para pengemudi yang melanggar diberikan peringatan pertama, dan jika masih mengulangi pelanggaran serupa, izin operasional mereka akan dicabut. Meski begitu, Satpol PP masih memberikan kelonggaran bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis di jalan agar dapat menepikan kendaraan tanpa mengganggu arus lalu lintas.
Selain parkir liar, petugas juga menemukan aktivitas bongkar muat kontainer di luar terminal peti kemas resmi.
“Kami temukan kontainer yang melakukan bongkar muat di luar terminal peti kemas. Itu jelas tidak diperbolehkan,” bebernya.
Satpol PP Kaltim menegaskan akan terus melakukan operasi serupa secara rutin untuk menjaga ketertiban umum serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di Samarinda.
Editor: Erwin