“Tujuan utama Pilkada bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tetapi memberi masyarakat kesempatan berdemokrasi. Kini saatnya kita bersatu kembali. Saya bersama Pak Suhuk berkomitmen melayani seluruh masyarakat Mahulu, tanpa membeda-bedakan. Persatuan dan kesatuan adalah pondasi kita,” ujar Angela.
Visi yang mereka usung terangkum dalam Mahulu Melaju yang artinya merata, maju dan berkelanjutan. Visi itu diwujudkan melalui empat misi utama yaitu pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal, penguatan infrastruktur dan konektivitas antar-kecamatan, reformasi layanan publik berbasis digital serta peningkatan UMKM dan ketahanan pangan.
Secara khusus, Angela menekankan agenda 100 hari kerja pertama yang akan menjadi tolok ukur awal kepemimpinannya.
“Dalam 100 hari pertama, kami akan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar di kecamatan-kecamatan terluar, penataan layanan publik berbasis digital agar lebih cepat dan transparan, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui dukungan langsung kepada UMKM dan petani lokal. Kami ingin masyarakat segera merasakan bahwa Mahulu benar-benar melaju,” jelas Angela.
Acara ramah tamah turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pemuda, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan. Kehadiran mereka disebut Angela sebagai wujud kedewasaan politik masyarakat Mahakam Ulu.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam UlubStephanus Madang menegaskan pentingnya soliditas birokrasi dalam mendukung transisi kepemimpinan. Menurutnya, sukses atau tidaknya visi bupati dan wakil bupati baru sangat bergantung pada kesiapan perangkat daerah.
“Saya mengimbau seluruh perangkat daerah agar hadir penuh dan bertanggung jawab. Agenda 100 hari pertama ini bukan hanya milik bupati dan wakil bupati, tetapi juga tanggung jawab seluruh birokrasi. Kita harus memastikan tongkat estafet kepemimpinan berjalan mulus, bahkan berlari lebih cepat demi kepentingan masyarakat Mahulu,” tegas Stephanus.
Program kerja Angela–Suhuk akan melanjutkan pondasi pembangunan yang sudah diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya.
“Apa yang telah ditorehkan oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh dan wakilnya Yohanes Avun adalah dasar penting yang harus kita rawat dan kembangkan. Transisi ini adalah estafet pengabdian, bukan sekadar pergantian posisi,” katanya.
Ramah tamah malam tadi ditutup dengan doa bersama, sekaligus ajakan untuk menguatkan semangat gotong royong membangun Mahakam Ulu. Momentum tersebut menjadi awal perjalanan lima tahun ke depan, dengan 100 hari pertama sebagai langkah nyata memperlihatkan arah baru kepemimpinan Angela Idang Belawan dan Suhuk.
Editor Aspian Nur