Banyak pegawai, insan olahraga dan kepemudaan yang berlalu lalang di gedung yang dijuluki Tower Kadrie Oening tersebut, seolah tak terjadi apa-apa, padahal kemarin Kepala Dispora Kaltim yaitu AHK resmi ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan dana hibah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pegawai seakan dikondisikan.
Tak ada yang berani mengomentari terkait hal tersebut, termasuk Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini. Dihubungi sejak Kamis (18/9/2025) pukul 20.15 WITA, melalui pesan WhatsApp, Sri tak merespons. Saat ketika dihubungi kembali Jumat (19/9/2025) pagi tadi pukul 10.38 WITA Sri memberikan balasan pesan singkat, terhadap pertanyaan seputar pengganti sementara Kadispora, yang dilontarkan media ini.
Hingga pukul 11.08 Wita pada Jumat (19/9/2025), perempuan yang sempat menjabat sebagai bendahara DBON itu, belum juga tiba di kantor. “Sementara belum bisa menjawab mbak,” tulisnya. “Nanti ya, belum ada arahan,” sambungnya lagi.
Meski tampak tak ada yang berbeda, bisik-bisik di lobi gedung yang baru diresmikan pada 2024 lalu itu seakan mengungkap fakta. Banyak staf yang justru bergunjing terkait hal ini, setiap sudut dipenuhi pembicaraan terkait pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mereka yang resmi menggunakan rompi merah muda milik Kejaksaan Tinggi (Kejati) kaltim itu.
Bisik-bisik dari mereka yang seolah mengerti alur permasalahan tampak berbeda-beda. Dari satu meja ke meja yang lain di ruang tunggu, menceritakan hal yang berbeda.
Seakan tak ada yang terjadi, mobil Kadis, dengan plat KT 33 itu masih terparkir didepan pintu masuk meski tahu tak akan digunakan untuk waktu yang belum bisa dipastikan.
Sama halnya dengan sekretaris, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Kabid PPO) Dispora Kaltim Rasman Rading juga tak memberi keterangan.
Pria yang selalu nampak berapi-api jika membahas terkait peningkatan prestasi olahraga di Benua Etam itu memilih tak berkomentar, saat ditanya terkait pelaksana sementara Kepala Dispora Kaltim.
“Saya tidak punya kuasa untuk berkomentar. Biarlah pak gubernur yang menjawab itu,” sebutnya yang saat itu mengaku tengah dalam perjalanan menuju Kota Balikpapan.
Hingga berita ini diterbitkan, kedua pejabat kepemudaan dan olahraga di Kaltim itu menyerahkan keputusan pada Gubernur Rudy Mas’ud,
Editor: Aspian Nur