Muswil ke-5 ini diikuti oleh para kader alumni dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur, seperti Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser dan Kutai Timur.
Ketua terpilih IKA PMII Kaltim, Syafruddin, menyampaikan setelah mendapatkan amanah dari pada kader alumni sebagai Ketua IKA PMII merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan.
Menurutnya, sejak awal IKA PMII tidak hanya tempat berkumpul kader, tetapi juga untuk melakukan konsolidasi ide dan gagasan.
“Selain itu juga merumuskan langkah-langkah dalam rangka mendistribusikan kader PMII di semua bidang dan sektor,” ujar Syafruddin, Jumat (5/9/2025).
Dirinya berharap dukungan semua alumni dalam rangka mewujudkan apa yang menjadi program dan agenda IKA PMII Kaltim ke depan.
Berdasarkan arahan Ketua Pengurus Besar (PB) IKA PMII, pertama untuk memperhatikan kaderisasi organisasi PMII aktif.
“Alumni harus memberikan semangat dan motivasi kepada kader PMII agar terus melakukan kaderisasi dan meningkatkan kualitas kader PMII di wilayah Kaltim,” ucapnya.
Kemudian, Syafruddin menambahkan kader PMII harus berkomunikasi dengan membuka diri dengan semua pihak. Serta IKA PMII harus menjadi garda terdepan dalam mendukung pemerintahan baik ditingkat nasional maupun daerah.
“Sebab ini merupakan ruang bagi kader maupun alumni untuk melanjutkan pengabdian setelah menjadi kader aktif,” jelasnya.
Syafruddin juga mengungkapkan, dalam kepemimpinan diperiode ini dirinya akan memfokuskan menginventarisasi kader yang hari ini belum jelas databasenya. Baik yang bergerak di sektor migas, swasta, ASN, ekonomi, dan lainnya.
“Maka tugas kepengurusan ini harus menginventarisasi agar ke depan dengan dukungan yang ada bisa tercapai distribusi kader-kader sehingga berdaya dan mampu berkontribusi di semua bidang,” terangnya.
Sementara, Ketua PB IKA PMII, Fathan Subchi, menambahkan bahwa Muswil tidak sekadar ajang pemilihan kepengurusan baru, melainkan sarana menyatukan langkah seluruh alumni yang tersebar di berbagai bidang.
“Alumni PMII hadir di ranah politik, pemerintahan, hingga dunia usaha. Potensi besar ini perlu dipersatukan agar mampu memberi sumbangsih nyata bagi pembangunan Kaltim, baik di sektor pendidikan maupun bidang lainnya,” tuturnya.
Menurutnya juga IKA PMII harus menjadi rumah besar yang menampung seluruh gagasan para kader di dalamnya.
Editor: Erwin