Pekerjaan ini dimulai sejak pukul 08.00 WITA dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 20 jam. Untuk itu, pelanggan diminta menyiapkan tampungan air bersih.
Staf Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik menyebut pengurasan rutin merupakan bagian dari pemeliharaan agar kualitas air tetap terjaga.
Distribusi ke pelanggan berpotensi terhenti sementara, meski bisa lebih cepat kembali normal bila pekerjaan selesai sebelum perkiraan.
“Kami harap masyarakat bisa bersiap menampung air. Distribusi kemungkinan dihentikan sementara, tapi bisa kembali lebih cepat jika pekerjaan selesai sebelum perkiraan,” jelas Taufik, Senin (1/9/2025).
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak mencakup Jalan Cendana, Banggeris, MT Haryono, Antasari, Juanda, Kadrie Oening, AW Syahranie, M Yamin, Martadinata, Pasundan, Siradj Salman, Jalur Reservoir Segiri, Jalur Booster AW Syahranie, dan Jalur Korem.
Pengurasan IPA dilakukan untuk memastikan air yang mengalir ke rumah warga tetap layak konsumsi. Proses ini penting agar kualitas air tidak menurun akibat penumpukan endapan atau kotoran di dalam bak penampungan.
Dengan itu, masyarakat bisa lebih tenang karena air yang didistribusikan tidak hanya cukup secara kuantitas, tetapi juga memenuhi standar kebersihan.
“Ini bagian dari komitmen kami agar air yang diterima masyarakat tetap terjaga kualitasnya. Karena itu, proses ini rutin dijalankan di seluruh IPA,” tutupnya. (adv)
Editor: Erwin