Keberangkatan perdana dilepas Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di halaman Kantor Gubernur Selasa (26/8/2025) hari ini. Seno Aji menyampaikan program umroh gratis bagi marbot merupakan fasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, sekaligus realisasi janji kampanye.
Tahun ini ada 880 marbot yang akan diberangkatkan dalam 4 hingga 5 kloter. “Insya Allah program ini diterima dengan baik oleh masyarakat Kaltim,” sebut Seno Aji.
Jumlah marbot yang terdata di seluruh Benua Etam mencapai lebih dari 3.000 orang dan pemberangkatannya akan dilakukan bertahap selama lima tahun ke depan.
Setelah kloter pertama hari ini, kloter berikutnya akan diberangkatkan dalam beberapa waktu kedepan. “Setelah ini, satu minggu lagi akan berangkat kloter kedua, lalu ketiga, keempat, hingga kelima,” papar Seno.
Menariknya, marbot yang diberangkatkan tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan. Meski jumlahnya tidak sampai seratus orang, Pemprov tetap mengakomodasi keberangkatan mereka.
Agar perjalanan lebih terkoordinasi Pemprov Kaltim menunjuk 11 travel lokal yang masing-masing akan menangani 70 hingga 80 jamaah. "Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung dan meningkatkan perekonomian daerah," jelas Seno.
Tak hanya marbot, tahun ini pemprov juga akan memberangkatkan penjaga rumah ibadah dari agama lain untuk perjalanan religi yang pemberangkatan awal akan dilaksanakan September bulan depan dengan jumlah 196 penjaga rumah ibadah dari Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu.
“Sebagian akan ke luar negeri, namun ada juga yang memilih perjalanan dalam negeri. Misalnya penjaga rumah ibadah Budha hanya ingin diberangkatkan ke Candi Borobudur pada perayaan besar, itu tetap kami fasilitasi,” pungkas Seno.
Editor: Aspian Nur