Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud yang akrab disapa Harum, menegaskan bahwa penyematan, penguasaan dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci utama dalam mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Teknologi membawa akurasi tinggi, lebih mudah dikontrol dan yang paling penting, meminimalisasi interaksi langsung dengan uang tunai. Ini adalah cara untuk menekan peluang terjadinya korupsi,” tegasnya.
Lanjutnya, kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui penerapan sistem pembayaran digital yang lebih transparan dan terkontrol.
“Harapan kami, semua komponen PAD baik dari sektor pajak, retribusi, hingga layanan teknis lainnya ke depan bisa terintegrasi dalam sistem pembayaran elektronik melalui kerja sama ini,” ujarnya.
Harum menekankan pentingnya sistem dalam setiap proses tata kelola pemerintahan. Ia mencontohkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang wajib digunakan oleh semua instansi di daerah.
“Begitu ada yang tidak masuk sistem, di situlah celah penyalahgunaan bisa terjadi. Karena itu, semuanya harus terintegrasi dalam sistem,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati, menambahkan bahwa kerja sama ini juga menghadirkan inovasi berupa penambahan fitur baru dalam platform digital Simpator.
Fitur ini memungkinkan wajib pajak untuk memperoleh informasi seputar pajak kendaraan serta melakukan pembayaran secara digital melalui kanal-kanal yang disediakan.
“Dengan integrasi bersama Paylabs, Simpator kini tidak hanya informatif, tetapi juga transaksional. Masyarakat bisa langsung membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara online. Ini upaya kami mendekatkan layanan dan meningkatkan kepatuhan pajak,” terang Ismiati.
Melalui sinergi ini, Pemprov Kaltim berharap ekosistem digital semakin luas dan dapat mempercepat pelayanan publik secara aman, cepat, dan transparan.
Ke depan, kerja sama serupa akan terus didorong dengan seluruh organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam pemungutan pendapatan, mulai dari rumah sakit daerah, dinas pendidikan, hingga unit layanan teknis lainnya.
Gubernur Harum dan Direktur PT Wahana Pembayaran Digital (Paylabs), Bimo Adhiprabowo, secara simbolis menandatangani kerja sama ini yang disaksikan oleh sejumlah pihak, di antaranya Kepala Bapenda Kaltim, Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Rifky, Direktur PT Jasa Raharja Kanwil Kaltimtara Wanda P Asmoro, serta Direktur BPD Kaltimtara Muhammad Yamin. (*/cht/pt).
Editor: Erwin