Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim, Sufian Agus. Ia menyebutkan bahwa dari tiga pasang siswa-siswi tingkat SMA/SMK asal Kaltim yang mengikuti seleksi di Jakarta, hanya dua nama atau satu pasang sebagai calon Paskibraka perwakilan Benua Etam.
Adapun dua siswa yang terpilih yakni El Rayyi Mujahid Faqih dari SMK Kehutanan Negeri Samarinda dan Putri Nur Azizah dari SMK Putera Bangsa, Bontang.
“Tetapi untuk kedua pasang lainnya yang tidak terpilih, sudah kembali ke Kaltim dan mengikuti Pusdiklat Paskib di BPSDM untuk persiapan upacara di Kaltim,” ujar Sufian, Kamis (24/7/2025).
Lanjutnya, proses seleksi calon Paskibraka tahun ini memang memiliki perbedaan dari tahun sebelumnya. Di tahun lalu, masih dua pasang, sedangkan kini tiga pasang se-Indonesia.
“Ini tentunya berdasarkan evaluasi serta perkembangan dan banyaknya peserta yang kembali saat mengikuti seleksi, akhirnya di putuskan tiga pasang masing-masing provinsi,” ucapnya.
Sufian menyatakan, untuk proses seleksi tahun ini dipastikan clear dan tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya. Sebab, para peserta ini telah mengikuti tes mulai dari seleksi administrasi hingga kesehatannya.
“Contoh semisal persoalan kesehatan di gigi saja, dari panitia Jakarta sudah menerima hasil pemeriksaan dari sini, tetapi ketika sampai di sana peserta kembali di cek lagi secara langsung,” katanya.
Setelah proses seleksi administrasi dan kesehatan selesai, para peserta baru akan mulai dilatih secara fisik dan pelatihan lainnya hingga menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
“Jadi saat ini para peserta calon Paskibraka kita di Jakarta, sudah mulai fokus mengikuti pelatihan di sana,” tuturnya.
Editor: Erwin