Wagub Seno Aji menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ kali ini.
Ia memuji Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, LPTQ, dewan hakim, aparat keamanan, tenaga teknis, serta para relawan yang telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan acara ini.
“MTQ XLV ini bukan sekadar ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi telah menjadi ruang memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah antarmasyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.
Wagub Seno menyampaikan rasa bangganya atas semangat keislaman yang hidup di tengah masyarakat Kutai Timur.
Ia menekankan bahwa setiap peserta adalah pemenang di hadapan Allah SWT karena telah menunjukkan kecintaan dan dedikasinya terhadap Al-Qur’an.
“Kepada para juara, kami ucapkan selamat. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk terus mengasah kemampuan dan menebarkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat,” tambahnya.
Tak lupa Ia juga memberikan pesan khusus kepada kafilah terbaik yang akan mewakili Kalimantan Timur dalam MTQ tingkat nasional agar mempersiapkan diri dengan baik dan mempertahankan gelar juara untuk membawa nama baik Benua Etam.
"Insya Allah, dengan semangat, kerja keras, dan doa seluruh masyarakat, kita mampu mempertahankan gelar juara umum," tegasnya optimis.
Sementara Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengaku bersyukur atas diselenggarakannya MTQ tahun ini di Sangatta.
"Kami bersyukur bahwa penyelenggaraan MTQ ini tidak hanya berdampak religius, tapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat Kutai Timur" kata Ardiansyah.
Kafilah tuan rumah, Kutai Timur sukses menjadi juara umum pada MTQ XLV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini.
Upacara penutupan MTQ ditandai dengan penekanan tombol oleh Wakil Gubernur Seno Aji bersama istri Wahyu Hernaningsih Seno, Sekda Kaltim yang juga Ketua LPTQ Kaltim Sri Wahyuni, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman beserta istri Siti Robiah Ardiansyah, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Abdul Khaliq. (*/tya/sul/ky)