Hal ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Republik Indonesia Ribka Haluk saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Penggerak PKK ke-X di Plenary Hall, Samarinda Selasa (9/7/2025) pagi tadi.
"Perannya sangat relevan di tengah-tengah tantangan pembangunan Indonesia," ujar Ribka mewakili Mendagri RI Tito Karnavian
Peran PKK tidak dapat dipisahkan dari berbagai proses pembangunan nasional berbasis keluarga, organisasi yang tumbuh dari bawah dan berorientasi pada pemberdayaan keluarga. "Melalui pendekatan berbasis partisipatif, PKK telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat," sebut Ribka.
Ditengah tantangan seperti stunting, kemiskinan ekstrem, ketahanan keluarga hingga tranformasi digital, pemerintah sangat membutuhkan mitra yang mampu bergerak cepat dan menjawab segala persoalan hingga tingkat desa. "Kehadiran PKK menjadi posisi penting strategis penting," ucap Ribka lagi.
Pemerintah mendukung penuh keberlanjutan dan gerak PKK baik melalui berbagai kegiatan hingga program di setiap daerah.
Ketua TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian menyebut Rakernas diikuti dua ribu peserta yang berasal dari TP PKK Pusat, kemudian ketua dan pengurus dari provinsi hingga kabupaten kota se-Indonesia.
"Rakernas ini nantinya sebagai upaya pengusulan program selama satu periode kedepan yang terdiri dari TP PKK bersama tim dari Menteri Dalam Negeri," jelas Tri.
Diharapkan dari Rakernas ini nantinya bisa menjadi awal pelaksanaan berbagai program yang tersistematis dan berdampak nyata bagi keluarga dan masyarakat di seluruh Indonesia.
Editor: Aspian Nur