Akibat insiden tersebut, seorang korban berinisial AAG (54) warga Kecamatan Samarinda Seberang, dilaporkan hilang.
Kejadian ini diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan pada Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 06.30 Wita dan segera ditindaklanjuti oleh Tim Pos SAR Samarinda.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menyampaikan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan dengan dukungan dari berbagai pihak terkait.
“Kami dari Pos Samarinda bersama unsur gabungan masih terus melakukan pencarian,” jelas Mardi, Minggu (29/6/2025).
Dia menerangkan, awalnya kapal kelotok tersebut mengikatkan talinya ke tongkang batu bara. Kemudian, berpapasan dengan kapal tugboat dan akhirnya menyebabkan keduanya saling bersenggolan. Akibatnya, satu orang awak kapal hilang dan belum berhasil ditemukan.
“Kami masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang hilang, semoga bisa segera ditemukan” terangnya.
Mardi terangkan kondisi cuaca yang cerah menjadi faktor pendukung dalam melakukan pencarian bisa berjalan dengan lancar.
“Kondisi cuaca hari ini cerah dan cukup mendukung upaya pencarian di lokasi,” pungkasnya.
Editor: Erwin