Kegiatan ini juga telah dilaksanakan pada tahun 2024, dengan total dana kurban yang terkumpul saat itu sebesar Rp2 miliar. Pada tahun 2025, dana yang berhasil dikumpulkan mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp3,5 miliar.
Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim, Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari para shohibul kurban atau mudhahhi yang menyalurkan kurbannya melalui 43 lembaga mitra.
Lembaga-lembaga tersebut terdiri atas masjid, musala/langgar, kantor, sekolah, hingga lembaga perbankan yang telah bekerja sama dengan BAZNAS Kaltim.
“Jadi dari tiap masjid atau lembaga yang dananya telah terkumpul untuk membeli hewan kurban, di serahkan dulu ke BAZNAS untuk di catat. Lalu seminggu sebelum hari raya dana itu kita kembalikan lagi kepada panitia masjid untuk dibelikan sapi atau kambing,” ujar, Nabhan kepada Korankaltim.com, Minggu (8/6/2025).
Lanjutnya, dari jumlah dana yang berhasil di kumpulkan tercatat ada sebanyak 170 ekor sapi dan 36 ekor kambing yang tersedia.
Nabhan mengaku, untuk setiap ekor sapi maupun kambing tersebut juga mendapatkan dana operasional yang berasal dari dana infak.
“Pemberian infak sebagai dana operasional ini guna memudahkan panitia dalam pelaksanaan penyembelihan, seperti kebutuhan tali, plastik, dan lainnya. Sehingga panitia tidak perlu lagi mengeluarkan dana dari kas masjid untuk memenuhi hal tersebut,” ucapnya.
Ia juga menerangkan, besaran biaya infak yang diberikan pun tergantung dari harga per ekor hewan kurban, seperti sapi jika harga per ekornya Rp21 juta maka infaknya sekitar Rp 750 ribu.
“Lalu kalau harga sapi sekitar Rp19.250 juta maka infaknya Rp700 ribu, kemudian ada juga harga sapi Rp17.500 juta maka infak operasional yang kita berikan Rp650 ribu,” katanya.
Sedangkan untuk kambing sendiri dengan harga Rp3 juta per ekor, maka infak yang diberikan sekitar Rp 250 ribu.
Untuk pembelian hewan kurban, ungkap Nabhan langsung ditangani pihak panitia masjid termasuk juga proses penyembelihannya.
“Selain itu untuk pembagian daging kurban kepada masyarakat ini langsung dilakukan oleh panitia yang bertugas,” tuturnya.
Editor: Erwin