Diketahui hujan deras beberapa jam dan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan membuat banjir terjadi di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara dan kondisi itu diperparah dengan naiknya air di Sungai Mahakam.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Kukuh Ribudiyanto saat dikonfirmasi Korankaltim.com pagi ini menjelaskan, berdasarkan radar cuaca, beberapa wilayah mulai Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kabupaten Paser, hingga Kutai Barat dan Kabupaten Berau sedang dilanda hujan.
"Intensitas hujan bervariasi, rata-rata mulai dari ringan, sedang, hingga deras di sebagian wilayah," ujar Kukuh.
Untuk Samarinda sempat dilanda hujan deras sebentar tetapi untuk kategori hari mengarah ke intensitas sedang. "Perlu diperhatikan juga hari ini termasuk rod hujan (peluang hujan) tertinggi di pagi hari dan diperkirakan sampai tiga hari," jelas Kukuh.
Untuk hujan yang mengguyur hari ini diprediksi akan berlangsung selama 2 hingga 3 jam kedepan. "Baik di Balikpapan, Kukar, PPU dan Samarinda diguyur hujan ringan," sebutnya.
Kukuh mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, karena saat ini wilayah Kaltim masih berada di musim penghujan. "Tetapi untuk sekarang ini kami kategorikan transisi ke arah musim kemarau apalagi di wilayah Kaltim-Kaltara ada pertemuan angin, ibaratnya kumpulnya uap air (konvergensi)," jelas Kukuh.
Karena itu uap air dari beberapa daerah seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara menuju dan berkumpul di wilayah Kaltim.
Editor: Aspian Nur