"Yang jelas banyak fasilitas yang akan diberikan. Salah satunya kemudahan berusaha," kata Gubernur Harum pada perayaan HUT ke-53 Real Estate Indonesia (REI) di Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis (15/5/2025).
Pembangunan perumahan merupakan salah satu upaya untuk membantu mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun 3 juta rumah di Indonesia. Peluang ini menurut Gubernur Harum menjadi kesempatan emas bagi para pengembang perumahan atau developer untuk membangun di Kaltim. Apalagi, kelanjutan pembangunan IKN pasti akan membutuhkan lebih banyak perumahan bagi para pekerja. Harum pun menyebut potensi besar bisnis properti terutama berada di Samarinda, Balikpapan dan IKN.
Sementara Wagub Kaltim H Seno Aji yang didaulat menyampaikan paparan tentang Program Gratispol menjelaskan, masyarakat Kaltim masih banyak yang belum memiliki rumah layak huni. "Peluang bisnis perumahan di Kaltim sangat besar. Silakan kembangkan usaha perumahan di Kaltim," ucap Wagub Seno.
Bahkan, Program Gratispol yang diluncurkan 21 April 2025 lalu secara khusus memberi bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang kesulitan mendapatkan rumah karena tidak cukup memiliki kemampuan membayar biaya administrasi kepemilikan rumah di awal.
Pemprov Kaltim siap berkolaborasi dengan REI untuk menyukseskan Program Gratispol bantuan biaya administrasi kepemilikan rumah ini. Hadir para kepala daerah se-Kaltim, Ketua Umum REI Pusat Joko Suranto dan Ketua REI Kaltim H Bagus Susetyo. (*/jay/sul/ky)