Meski hanya satu rumah yang terbakar, upaya pemadaman sempat terkendala akses sempit dan kabel listrik rendah di sepanjang jalur menuju lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda, Hendra AH mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.00 WITA. Empat mobil pemadam langsung diterjunkan ke lokasi, dibantu oleh sejumlah relawan.
“Lokasi cukup sulit. Jalan menuju rumah terbakar sempit, belum lagi kabel menjuntai rendah. Itu sangat menyulitkan mobil pemadam masuk,” jelas Hendra.
Namun berkat kesigapan tim gabungan, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak sempat merambat ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Warga sempat dikejutkan oleh dua kali suara ledakan sebelum kobaran api muncul. Abdul saksi mata di lokasi kejadian menyebut ledakan pertama diduga berasal dari percikan listrik.
“Saya lihat ada korsleting dari kabel listrik samping rumah. Setelah itu meledak, dan api langsung muncul besar. Saya langsung lari,” kata Abdul.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu utama insiden ini.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penataan akses jalan dan infrastruktur kelistrikan di kawasan padat penduduk, yang kerap menyulitkan evakuasi maupun pemadaman kebakaran.
Editor: Aspian Nur