Para pegawai perpustakaan pun dengan sigap menyelamatkan koleksi literatur dan fasilitas pelayanan lainnya agar tak hanyut atau rusak terkena air.
"Perpustakaan ini berada di daerah cekungan rendah sehingga rentan terhadap genangan air saat hujan deras," kata Kepala Bidang Deposit, Pelestarian dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Endang Effendi melansir dari Antaranewskaltim.com Selasa (13/5/2025) hari ini.
Pihak perpustakaan terus berupaya mengurangi dampak air yang masuk gedung perpustakaan dan Endang merasa prihatin melihat kondisi perpustakaan yang selalu terendam air saat hujan deras padahal semangat masyarakat untuk mengakses layanan perpustakaan terbilang tinggi. Beruntung ondisi perpustakaan di lantai dua dan tiga gedung itu masih tetap aman dari banjir.
Pihaknya berupaya mencari solusi jangka panjang terkait dengan masalah ini. Usulan bantuan rehabilitasi ringan telah diajukan pihaknya kepada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim.
Menyadari kondisi geografis yang kurang mendukung, pihak perpustakaan mengambil langkah antisipatif setiap waktu. Area lantai dasar yang rawan tergenang tidak pernah digunakan untuk menyimpan koleksi. "Selain itu, karpet di area layanan anak juga tidak dipasang kecuali saat ada kunjungan," ucap Endang.
Banjir yang terjadi kemarin menggenangi area perpustakaan dilantai dasar setinggi betis orang dewasa. Akibatnya, aliran listrik di area bawah terpaksa diputus.
Editor: Aspian Nur