Ia menekankan pentingnya dukungan konkret bagi mereka, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana.
Para relawan sering kali turun langsung ke lapangan dalam situasi darurat, bahkan menghadapi risiko besar demi menyelamatkan warga.
Di Kota Samarinda, terdapat 78 kelompok relawan aktif yang tersebar di 10 kecamatan. Peran mereka sangat vital, terutama dalam merespons insiden kebakaran di permukiman padat penduduk.
“Relawan sering kali menjangkau wilayah yang sulit diakses oleh petugas pemadam kebakaran. Mereka pantas mendapat apresiasi lebih, baik secara moral maupun materi,” ujar Fuad, Jumat (9/5/2025).
Latar belakang Fuad sebagai mantan relawan turut memengaruhi perhatian dan kepeduliannya terhadap kelompok ini. Ia juga berpendapat bahwa relawan pantas mendapatkan jaminan kesejahteraan, mengingat dedikasi tinggi mereka yang sering kali dilakukan tanpa pamrih.
Sebagai politisi Partai Gerindra, Fuad berkomitmen untuk memperjuangkan kebijakan yang mendukung relawan, termasuk mengajukan rekomendasi kepada pemerintah provinsi.
Ia menegaskan, perhatian terhadap relawan seharusnya tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga penghargaan atas kontribusi kemanusiaan yang mereka berikan.
“Relawan adalah simbol kepedulian sosial. Tugas mereka bukan sekadar kerja, tapi panggilan hati. Pemerintah harus hadir memberi perlindungan dan penghargaan,” tegasnya.
Fuad optimistis bahwa dengan dukungan pemerintah, semangat gotong royong yang menjadi identitas warga Samarinda akan terus hidup dan berkembang.
Editor: Erwin