Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa pengelolaan alur kolong Sungai Mahakam memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Apalagi sudah berpuluh-puluh tahun daerah tidak pernah mendapat apa pun dari aktivitas pengelolaan alur sungai tersebut,” ujar Seno Aji, Kamis (8/5/2025).
Maka dari itu, menurutnya perlu didiskusikan dengan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memindahkan sumber pengelolaan alur Mahakam ini kepada Perusda Kaltim.
“Kalau Perusda Kaltim yang bergerak di sana maka income pendapatan Kaltim juga akan bertambah. Hal ini selaras dengan pernyataan Bappenas bahwa kita harus bisa merubah pendapat dari sumber daya alam ke sumber daya yang lain,” ucapnya.
Sehingga jika daerah tidak diberikan wewenang untuk mengatur pengelolaan alur Sungai Mahakam, maka PAD Kaltim tidak akan bertambah.
“Maka dari itu kita meminta pemerintah pusat untuk segera memindahkan pengelolaan alur Sungai Mahakam kepada daerah melalui Perusda,” jelasnya.
Hal ini dilakukan agar pendapatan dari kegiatan pengolongan dan aktivitas kapal-kapal lainnya yang melintas di Sungai Mahakam bisa masuk ke daerah.
Lebih lanjut, Seno Aji juga membeberkan setelah adanya pertemuan Gubernur Kaltim bersama Kemenhub untuk membahas hal tersebut, pihak Kemenhub kini tengah membahas persoalan ini secara internal.
“Mudah-mudahan dalam waktu seminggu atau dua minggu ini kita sudah mendapatkan jawaban lah terkait pengelolaan alur sungai Mahakam,” tandasnya.
Editor: Erwin