"Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang terjadi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum tergenang air," ujar Kepala BPBD Samarinda Suwarso melansir dari Antaranewskaltim.com Rabu (7/5/2025) pagi ini.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusdalops-PB BPBD Kota Samarinda hingga pukul 19.37 WITA malam tadi, sejumlah ruas jalan terendam banjir antara lain Jembatan Layan (Flyover) Juanda, Jalan Damanhuri, Jalan Damai, Jalan AWS Syahrani serta Jalan Kadrie Oening.
Kemudian titik genangan lainnya di Simpang Lembuswana, Jalan Merdeka, Jalan Gerilya, Jalan Antasari, Simpang 4 Suryanata Ringroad, Jalan Ir Sutami, Jalan Rapak Indah, Jalan Tengkawang, Jalan Wijaya Kusuma II, Jalan Pramuka, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan H Nusirwan Ismail.
Selain jalan, satu fasilitas umum juga dilaporkan terdampak genangan banjir, yaitu SMP Negeri 24 Kelurahan Bukit Pinang, padahal sekolah tersebut sedang dalam masa ujian siswa.
Ketinggian air di titik-titik genangan bervariasi antara 30 hingga 75 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan gangguan lalu lintas disejumlah ruas jalan yang terendam.
BPBD Samarinda juga mencatat adanya kejadian lain akibat cuaca buruk yaitu pohon tumbang di tiga lokasi berbeda serta satu kejadian tanah longsor.
Pohon tumbang terjadi di Jalan Cendana, Jalan Haji Jahrah RT 12 dan Jalan Padat Karya Samarinda Seberang. Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di Jalan Rejang Raya Kelurahan Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu.
Petugas Pusdalops-PB BPBD Kota Samarinda Ari Wira Satriaji dan Ahmad Nur Alpandi terus memantau situasi di lapangan dan melakukan pendataan terkait dampak hujan deras tersebut.
"Saat ini sebagian genangan air sudah mulai surut dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," jelas Suwarso.
BPBD Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya genangan air dan dampak cuaca buruk lainnya dan diminta untuk berhati-hati saat melintasi wilayah yang tergenang banjir.
Editor: Aspian Nur