Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud usai memimpin kegiatan tersebut menyampaikan, banyak hal yang dibahas persoalan pembangunan jangka menengah Provinsi Kaltim ke depan.
“Intinya dalam pembahasan kali ini kita prioritaskan kegiatan pembangunan baik infrastruktur, pendidikan dan kesehatan yang paling utama,” ujar Rudy, Senin (5/5/2025).
Saat ditanyakan soal banyaknya usulan infrastruktur dasar seperti jalan oleh kepala daerah se-Kaltim, Rudy Mas’ud, menyatakan akan mengakomodir sepanjang semua berkaitan dengan infrastruktur.
“Sebab ini sangat prioritas, apalagi berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan. Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, untuk memperbaiki sumber daya manusia kita. Maka dari itu semua kabupaten kota harus bersinergi,” ucapnya.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menambahkan dalam melaksanakan RPJMD dan RKPD di tengah kebijakan efisiensi anggaran menurutnya tidak begitu berpengaruh.
“Hal ini selama kita mengerjakan infrastruktur. Sebab infrastruktur di Kaltim masih cukup jauh (tertinggal), jadi kita harus segera mengupgrade berbagai jalan, irigasi dan lainnya,” tuturnya.
Seno menerangkan, efisiensi yang dilakukan bisa dialihkan ke pembangunan di Kaltim ditambah dengan adanya bantuan keuangan.
“Bantuan keuangan ini kita juga prioritas untuk kabupaten kota yang membangun infrastruktur. Walaupun besarannya (anggaran) berbeda-beda, yang terpenting pembangunan infrastruktur untuk industri kerakyatan ini bisa dibangun,” jelasnya.
Sebab menurutnya infrastruktur seperti pembangunan jalan perkebunan, pertanian, bahkan pariwisata sangat dibutuhkan masyarakat guna menunjang akses dan peningkatan perekonomian masyarakat.
Editor: Erwin