Dengan skor evaluasi sebesar 3,5820, Samarinda menempati peringkat ketujuh, tepat di bawah Kota Batu. Capaian ini menempatkan Samarinda di antara 23 daerah yang dinilai berhasil menyelenggarakan pemerintahan secara efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dalam acara puncak peringatan OTDA di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (25/4/2025).
Menyandang predikat “Kinerja Tinggi”, Andi Harun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil sinergi antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran ASN dan masyarakat Kota Samarinda. Penghargaan ini bukan hanya milik wali kota, tapi milik kita semua,” ujar Andi Harun.
Meski berhasil mengukir prestasi, Andi Harun menekankan bahwa capaian ini bukanlah garis akhir. Dia justru melihatnya sebagai pendorong untuk terus melakukan perbaikan, terutama dalam pelayanan publik dan percepatan pembangunan.
Ia menyoroti program penyaluran dana RT sebagai salah satu inovasi nyata. Lewat program ini, Pemkot Samarinda mengalokasikan bantuan dana antara Rp100 juta hingga Rp300 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT), guna mendukung pembangunan fisik kecil dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga prasejahtera.
“Kita tidak boleh puas. Yang belum baik akan kita benahi, yang sudah baik akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Dengan berbagai upaya ini, Pemkot Samarinda berkomitmen mempercepat pembangunan yang inklusif dan menyeluruh di seluruh wilayahnya.
Editor: Erwin