Dalam pertemuan tersebut, Manejer Periklanan, Faishal Alwan Yasir dan Wakil Pimpinan Redaksi sekaligus Koordinator Liputan (Korlip), Sardiman menyambut kedatangan mereka.
Diskusi berlangsung di ruang rapat utama, di mana pihak LPM Sketsa dan Koran Kaltim membahas berbagai aspek manajemen, khususnya terkait dengan dunia keredaksian.
Salah satu topik yang turut dibahas adalah tantangan mempertahankan eksistensi koran fisik di tengah pesatnya perkembangan media sosial (medsos) dan platform berita online yang semakin marak.
Antusiasme terlihat jelas dari anggota LPM Sketsa saat mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh Faishal Alwan Yasir terkait dunia periklanan.
Sementara itu, Koordinator Liputan Sardiman, yang lebih akrab disapa Bento, menjelaskan dengan rinci tentang proses editorial, teknik penulisan berita serta tahapan penerbitan hingga tercetaknya koran.
Ketua Umum LPM Sketsa, Luthfi Ahmadani Rahman, mengungkapkan bahwa kunjungan ke perusahaan media merupakan bagian dari agenda tahunan mereka.
“Kami melaksanakan kunjungan ke Koran Kaltim ini terkait dengan program kerja kami yang mamanya build relation. Merupakan agenda kerja kita setiap tahun di LPM Sketsa Unmul,” kata Luthfi.
“Di mana tujuannya itu bisa ke pers mahasiswa, LSM atau ke perusahaan media-media lokal,” lanjutnya.
Koran Kaltim menjadi media cetak pertama yang dikunjungi oleh LPM Sketsa tahun ini, atas saran dari beberapa alumni LPM Sketsa sebelumnya.
“Sarannya masuk pada saat rapat kerja, dan masuk dari ketua tahun-tahun lalu, kalau LPM Sketsa Unmul harus belajar, bukan hanya belajar ke media online, tetapi juga soal kerja di media cetak,” terangnya.
Perbedaan cara kerja antara media cetak dan online memang menjadi hal yang terpikirkan oleh mereka, dan kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai hal tersebut.
Sementara itu, Manejer Periklanan, Faishal Alawar Yasir juga mengucapkan terima kasih pada seluruh anggota LPM Sketsa yang sudah menyambangi Kantor Koran Kaltim, Biro Samarinda.
Menurutnya, LPM Sketsa merupakan episentrum informasi di Unmul, di mana organisasi pers mahasiswa ini menjadi arus utama dalam menyampaikan berita dan informasi.
“Mencari informasi terupdate dan terpercaya ada di Sketsa. Padahal waktu itu media besar sudah ada, tetapi Sketsa mampu dalam ruang lingkupnya, ditingkat universitas mampu menjaga eksistensi,” pungkasnya.
Editor: Erwin