Kegiatan dimulai dengan penimbangan berat dan tinggi badan, pemeriksaan metabolik, serta konsultasi kesehatan bersama dokter dari Puskesmas Bengkuring.
Sebelum pemeriksaan dimulai, para lansia mendapatkan penyuluhan kesehatan dari seorang mahasiswa Universitas Mulawarman. Materi yang disampaikan kali ini mengenai sistem DAGUSIBU yaitu Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar. Para lansia menyimak dengan antusias dan penuh perhatian.
Usai pemeriksaan dan konsultasi, sebanyak 45 lansia yang hadir menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur Manado yang kaya sayur dan gizi.
Yang membuat suasana berbeda kali ini adalah peringatan Hari Kartini yang dirayakan secara sederhana namun meriah oleh para lansia dan kader. Kegiatan diisi dengan lomba fashion show dan tebak gambar pahlawan.
Dengan penuh percaya diri, para lansia tampil mengenakan kebaya sederhana, berjalan layaknya model profesional, memancarkan keceriaan khas usia emas yang mengundang senyum siapa pun yang menyaksikan.
Keseruan berlanjut dengan lomba tebak gambar pahlawan. Para peserta mengambil gulungan kertas berisi gambar wajah pahlawan nasional, lalu mencoba menebak siapa tokoh tersebut. Ada yang bisa menjawab dengan cepat, ada pula yang lupa dan tertawa bersama.
Suasana hangat dan penuh semangat membuat kegiatan ini jadi momen menyenangkan untuk mengenang jasa para pahlawan Indonesia.
Bagi para lansia, lomba-lomba ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk semangat. Semangat Kartini terus hidup di hati mereka menginspirasi untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia.
“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang terus membantu berlangsungnya kegiatan di posyandu lansia ini, para lansia kita senang dan bahagia, semoga semangat kartini itu terus ada hingga nanti” tutur salah satu warga, Dewi.
Editor: Erwin