Lonjakan pengunjung ditambah dengan parkir liar di trotoar dan halaman stadion memperburuk kondisi lalu lintas di Jalan Kesuma Bangsa.
Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa pengelolaan parkir kini berada di bawah kewenangan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) GOR Segiri.
“Pengelolaan parkir dikembalikan ke Disporapar karena mereka yang akan bekerja sama dengan pihak ketiga,” ujar Manalu.
Sebelumnya, sistem parking gate sempat diterapkan di kawasan GOR Segiri, tetapi kini tidak lagi digunakan. Dishub Samarinda kini lebih fokus pada pengaturan arus lalu lintas guna mengurangi kepadatan kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub menyarankan agar perangkat daerah tidak menggunakan kendaraan pribadi saat mengunjungi kawasan tersebut.
“Kami mengimbau agar perangkat daerah hanya diantar dan tidak membawa kendaraan pribadi. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” kata Manalu.
Minimnya lahan parkir dan kapasitas jalan yang terbatas menjadi tantangan utama dalam mengatasi kemacetan di area GOR Segiri, terutama di tengah meningkatnya jumlah kendaraan di Samarinda.
Sementara itu, Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, membenarkan bahwa pihaknya kini bertanggung jawab atas pengelolaan parkir dan akan menggandeng pihak ketiga untuk sistem parkir yang lebih tertata.
“Kami masih merancang sistem yang tepat, kemungkinan besar tetap menggunakan parking gate. Namun, finalisasinya masih dalam pembahasan,” ujar Muslimin.
Dengan adanya pengelolaan parkir yang lebih terstruktur dan imbauan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, Muslimin berharap kemacetan di kawasan GOR Segiri dapat berkurang selama Wisata Belanja Ramadan berlangsung.
Editor: Erwin