Dari pantauan di lokasi, mobil jenis Toyota Agya berwarna kuning yang diduga digunakan untuk mengetap terlihat membawa tujuh jeriken yang berisi BBM jenis pertalite.
Menurut Komandan Regu III Posko I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Rudiansyah, saat petugas tiba di lokasi, pengemudi mobil tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Upaya pemadaman langsung dilakukan dan setelah padam, ditemukan tujuh jiriken yang sebagain sudah terbakar. Tetapi kondisi mesin mobil tidak menyala,” tuturnya.
Sementara Operator SPBU, Abdul Rohman (25) mengatakan saat kejadian dirinya sedang melayani pengisian bahan bakar ke mobil tersebut, tanpa melakukan pengecekan barcode.
“Emang biasanya gak dicek karena sudah langganan, saat kejadian, mobil isi Rp300 ribu, dan saya tidak kenal dengan sopirnya,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan pihak Polsek Samarinda Kota sudah berada dilokasi, dan tengah melakukan penyedikan.
Editor: Erwin