Menurut keterangan salah satu warga, Ibu Tri (45) mengatakan saat dirinya baru bangun tidur dan hendak memulai aktivitasnya. Ketika keluar rumah api sudah membesar dari atas atap bangunan tempat usaha salon.
"Saya lihat api itu sudah menyala di bagian atas salon dan warga langsung berhamburan keluar meminta pertolongan. Warga sempat mengambil air menggunakan ember, tetapi tidak mampu, dan api langsung membesar," ungkapnya.
Dirinya menduga penyebab kebakaran tersebut lantaran adanya korsleting listrik dari salah satu bangunan yang terbakar. "Ada konslet itu, api dari atas atap," singkatnya.
Sementara itu, Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Teguh Setya Wardhana mengatakan dalam insiden ini terdapat sebanyak delapan kios usaha yang terbakar.
"Api berasal dari tempat usaha salon, kemudian menyebar ke bengkel yang memiliki pom mini, ditambah banyaknya tumpukan tabung gas sehingga api dengan cepat menyebar," tuturnya.
Terkait dengan kendala, ia mengaku tidak ada lantaran titik api berada di pinggir jalan besar, sehingga dengan leluasa melakukan upaya pemadaman api yang berkobar.
"Kalau kendala tidak ada ya, titik api juga berada di pinggir jalan protokol, sumber air ada," pungkasnya.
Editor: Erwin