Hendri Umar mengatakan kunjungan tersebut untuk memberikan bantuan, karena kawasan ini satu dari beberapa kawasan yang terdampak cukup parah akibat curah hujan yang meningkat.
"Kami prihatin melihat kondisi ini, saya juga sudah melihat kondisinya, genangan air cukup tinggi, tadi ada yang setinggi pinggang orang dewasa, bahkan dibeberapa titik sedada," ungkap Hendri.
"Mudahan ini bisa segera selesai, air yang menggenang bisa segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas," harapnya
Hendri juga melihat beberapa keluarga yang harus meninggalkan rumahnya lantaran terendam banjir.
"Jadi ada beberapa yang mengungsi di sekolahan dan masjid, yang telah disediakan oleh Pemkot Samarinda, kecamatan dan kelurahan, TNI/Polri, yang sudah aktif membantu masyarakat mulai dari pengadaan dapur umum, pemberian logistik makanan baik mentah atau nasi bungkus, sehingga dapat meringankan kebutuhan saudara kita yang terdampak musibah ini," sebutnya.
Polresta Samarinda, BPBD, Dinsos, TNI/Polri standby 24 jam untuk melayani masyarakat yang memang memerlukan.
"Ada personel kami yang standby disini untuk membantu, mulai dari kebutuhan makanan, perlengkapan untuk beristirahat (tidur). Pastinya ini semua kami perhatikan, termasuk nanti titik lainnya kami juga akan berikan bantuan, artinya semua yang terdampak bisa tercover semua," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur