Menurut keterangan salah satu saksi, Abdul Karim (43) mengatakan saat itu dirinya tengah melintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat asap dari arah mobil yang berhenti di pinggir jalan.
“Saat itu saya lihat mobil kondisinya mesin masih menyala, jadi saya mau memadamkan tetapi tidak ada peralatan. Makanya, api langsung membesar,” katanya.
Saat mobil terbakar ia mengaku melihat terdapat seseorang pria yang diduga sebagai pemilik kendaraan, tetapi langsung pergi begitu saja.
“Saat mobil terbakar didalamnya tidak ada orang, terus saya lihat ada laki-laki menggunakan baju warna merah, kemungkinan itu sopirnya, karena terus melihat ke arah mobil. Setelah itu dia pergi,” sebutnya.
Ia menambahkan di dalam mobil dirinya melihat ada beberapa jeriken yang diduga berisi Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Saya lihat ada jeriken, kemungkinan isinya BBM karena baunya menyengat,” tutupnya.
Hingga pukul 18.15 WITA, api akhirnya dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran serta relawan.
Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Kota, AKP Kadiyo membenarkan kejadian mobil terbakar.
“Saat ini masih proses penyelidikan, dan sopir masih lidik,” sebutnya saat dihubungi melalui pesan singkat whatshapp hari ini.
Ditanya soal apakah dalam insiden mobil terbakar tersebut ditemukan ada indikasi pengetapan BBM, ia mengatakan ada dugaan tersebut.
“Indikasi ada, karena ditemukan jeriken diduga berisi BBM,” singkatnya.
Editor: Erwin