Hendak Menuju Lokasi Kebakaran di Harapan Baru, Mobil Relawan Kecelakaan Tunggal Malam Tadi, Tiga Orang Meninggal Dunia
2 menit baca2.513 kali dibaca

2 menit baca2.513 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Peristiwa menyedihkan terjadi di Kota Samarinda Senin (9/12/2024) sekitar pukul 23.00 WITA tengah malam tadi.
Keinginan relawan Griya Mukti Sejahreta (GMS) 678 untuk membantu memadamkan api saat terjadi musibah kebakaran justru menghilangkan tiga nyawa anggota mereka saat dalam perjalanan hendak menuju ke lokasi kebakaran di Jalan Kurnia Makmur RT 15 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.
Mobil pikap yang mereka gunakan untuk menuju lokasi kebakaran mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan AW Syahranie, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.
Dari pantauan Korankaltim.com di lokasi kejadian, kendaraan roda empat jenis pikap KT 678 GMS yang dikendarai para relawan mengalami ringsek parah dibagian depan akibat menghantam pohon.
Dari informasi yang dihimpun media ini di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (IGD RSUD AWS), ada sekitar lima orang di dalam mobil pikap tersebut saat terjadi kecelakaan tunggal. Tiga diantara mereka meninggal dunia sementara dua orang lainnya dalam perawatan intensif di rumah sakit tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Teguh Setya Wardhana mengatakan saat itu dirinya juga hendak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Jalan Kurnia Makmur Harapan Baru dan mendapatkan informasi relawan GMS mengalami kecelakaan di Jalan AW Sjahranie.
Setya pun balik arah dengan mendatangi lokasi relawan kecelakaan. "Kami dapat informasi relawan GMS mengalami kecelakaan, saat itu mobil diduga kecepatan tinggi di jalur turunan, kemungkinan tidak bisa mengendalikan hingga terjadi insiden," kata Satya saat ditemui di lokasi kejadian tadi malam.
"Rencananya mereka mau ke lokasi kebakaran di Harapan Baru, informasinya supir menghindari kucing kemudian banting stir sampai menabrak pohon," ungkapnya.
Atas kejadian itu pun pihaknya bersama Disdamkarmat Kota Samarinda mengucapkan turut berduka cita dan juga mengimbau kepada seluruh relawan Samarinda untuk tetap mengutamakan keselamatan, saat hendak menuju ke lokasi kebakaran.
"Tetap berhati-hati dan memperhatikan kecepatan kendaraan, harus mengutamakan keselamatan diri sendiri terlebih dahulu karena di lokasi kebakaran itu pasti sudah ada rekan-rekan terdekat yang melakukan upaya pemadaman api," tutup Satya.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG