Dari pantauan media ini, volume air SKM sudah mulai tinggi sejak sore hari, kemudian volumenya setara daratan sekitar pukul 19.00 Wita.
Air yang makin meluap itu merendam setidaknya ruas jalan sepanjang SKM, Segiri, Jalan AM Sangaji, Gatot Subroto, dan Jalan Agus Salim.
Volume air dilokasi setinggi betis orang dewasa sehingga kendaraan yang melintas berisiko mogok. Bahkan, sejumlah gang serta kegiatan usaha dititik-titik turut terendam.
Seakan sudah terbiasa, pengunjung tetap santai menikmati makanan sambil kaki terendam banjir. Meski begitu, Jalan Agus Salim dan Jalan Tarmidi hingga berita ini diterbitkan, masih tendam, meski tak setinggi seperti pukul 19.30 Wita.
Abdul Mutholib seorang warga Jalan AM Sangaji mengaku, fenomena ini memang sering terjadi tiap tahun. Namun, di tahun ini banjir tidak berlangsung lama.
“Setiap tahun memang begini, karena air pasang kan. Tapi ini tadi sudah lumayan surut juga,” bebernya kepada Korankaltim.com.
Di tahun-tahun sebelumnya banjir bisa berlangsung sepanjang hari, kini tak lebih dari 2 jam debit air turun dengan cepat.
Editor: Erwin