Warga Jalan Wiraguna Dalam RT 07 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda berusia 62 tahun itu mengalami luka robek di bagian kepala setelah terkena material longsor yang menimpa rumahnya.
Darmanto, tetangga Therisia kepada Korankaltim.com malam tadi menjelaskan, saat itu dirinya duduk di teras rumah dan tak lama terdengar suara gemuruh kemudian terdengar suara teriakan dari seorang wanita yang berasal, tepat di samping rumahnya.
"Saya langsung mendatangi asal suara, ternyata ibu sebelah rumah saya tertimpa longsor, dia keluar rumah dengan kepalanya sudah ditutupi handuk karena berdarah," kata pria berusi 39 tahun itu. "Karena sudah kesakitan menantunya langsung mengantarkan ke rumah sakit, dengan mengendarai sepeda motor," sambungnya.
Peristiwa tanah longsor itu merupakan yang kedua kalinya terjadi setelah yang pertama pada Minggu (9/11/2024) lalu. "Ini sudah yang kedua kalinya, yang pertama itu tidak terlalu parah, yang kedua ini paling parah, tembok rumah sampai jebol mengenai ibu itu saat sendang mencuci piring di dapur," papar Darmanto.
Sementara Tim Reaksi Cepat TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Samarinda melalui Muhammad mengatakan mereka langsung menuju lokasi kejadian saat mendapat informasi kejadian tanah longsor itu.
"Kami mendapatkan informasi terjadi longsor di Jalan Wiraguna Dalam RT 07, setelah dicek ternyata salah satu dapur milik warga jebol akibat material tanah dan batu," ujar Muhammad secara terpisah di lokasi kejadian. "Penghuni rumah yang terkena longsor sudah dirawat di rumah sakit, karena mengalami luka dibagian kepala," sebutnya.
Untuk penangangan awal sekaligus mengantisipasi hal serupa terjadi, BPBD meminta pemilik rumah untuk mengungsi dan warga sekitar waspada. "Warga sekitar harus tetap waspada, karena risiko ada pergerakan tanah. Dibelakang rumah itu terbing batu padas muda dan kami sementara masih pengambilan data kondisi lokasi serta memberikan imbauan warga," tutup Muhammad.
Editor: Aspian Nur