Untag 1945 Samarinda Luluskan 160 Sarjana Teknik
2 menit baca1.649 kali dibaca
SAMARINDA - Tahun ini, Universitas 17 Agustus (Untag) 1945 Samarinda kembali meluluskan 160 sarjana di Fakultas Teknik, terdiri 135 sarjana teknik sipil dan 25 arsitektur. Dalam prosesi yudisium sarjana strata satu (S-1) itu dihadiri Sekretaris Umum Yayasan Untag 1945 Samarinda Achmad Zaini Anwar, senat dan civitas akademika, dosen dan staf Untag 1945 Samarinda di Auditorium H.M. Ardans, S.H., Kampus Untag 1945 Samarinda, Selasa (3/10).
Rektor Untag 1945 Samarinda, Marjoni Rachman dalam sambutannya mengaku sangat berbahagia karena kampus dipimpinnya kembali meluluskan ratusan sarjana teknik yang siap berkontribusi di masyarakat, khususnya di Kaltim dan Indonesia pada umumnya.
“Syukur alhamdulillah, hari ini (kemarin, Red) Untag 1945 Samarinda kembali meluluskan 160 sarjana teknik tahun 2017 ini. Tentu menjadi kebahagiaan tidak terhingga karena berhasil melahirkan sarjana-sarjana yang siap berkiprah secara luas di masyarakat,” kata Mardjoni.
Mantan Dekan Fisipol Untag 1945 Samarinda itu sangat berharap agar kiprah alumni jebolan Untag bisa berkontribusi lebih luas di masyarakat, khususnya di Kaltim dan Indonesia pada umumnya.
“Saya berpesan, setelah meraih gelar sarjana, semua ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah dapat digunakan dengan baik, dan senantiasa tetap menjaga dan mengharumkan nama baik kampus Untag 1945 Samarinda,” harapnya. Tak hanya berkiprah di sektor konstruksi, tapi semua lini kehidupan, baik birokrat, praktisi maupun pengusaha. Sehingga mampu mengharumkan dan membanggakan kampus dan almamater.
“Salah satu alumni Untag yang sukses berkarier di birokrasi, yakni Wakil Bupati Nunukan, Kaltara. Tentunya, seluruh alumni Untag dapat berkontribusi lebih banyak dan lebih luas lagi,” harapnya.
Marjoni juga menambahkan, setelah menerima predikat lulus sebagai sarjana teknik, para alumnus diharapkan tak sekadar reuni, namun menjalin komunikasi dengan sesama alumni, sehingga menjadi wadah saling tukar informasi, dan saling membantu, khususnya sesama alumni. Dengan begitu, alumni akan menjadi kekuatan baru Fakultas Teknik Untag 1945 Samarinda.
Terkait akreditasi, Marjoni yang dilantik akhir 2016 lalu bertekad meningkatkan akreditasi seluruh fakultas di Untag 1945 Samarinda, khususnya Fakultas Teknik yang menjadi salah satu fakultas tertua di Kaltim, dan telah mencetak ribuan sarjana teknik. Namun, saat ini masih akreditas C.
“Kami akan berupaya maksimal untuk menaikkan akreditasi C menjadi B. Karena itu, perlu dukungan berbagai pihak, agar cita-cita dan harapan seluruh civitas akademika Untag 1945 dapat terwujud secepatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik, H. Purwanto menambahkan, dari 160 sarjana yang mengikuti prosesi yudisium untuk dua program studi, yakni teknik sipil dan arsitektur, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi mencapai 3,66 dan terendah 2,79.
“Sarjana yang mengikuti yudisium terdiri angkatan 2010, 2011, 2012, dan 2013, baik mahasiswa alih jenjang dan mahasiswa murni. Khusus mahasiswa” cumlaude” dengan IPK 3,66 mendapat kesempatan memberikan sambutan sekaligus disematkan tanda sebagai peraih prestasi terbaik.
Rencananya, prosesi wisuda sarjana Untag 1945 Samarinda dijadwalkan pada 28 Oktober 2017 mendatang di Auditorium H.M. Ardans, S.H. (kk)









