Sebuah sepeda motor merk Yamaha berplat KT 5397 BV warna hitam yang dikendarai pasangan suami-istri terlibat laka lantas dengan truk KH 8471 AH warna merah bermuatan besi dijalur tersebut yang menewaskan penumpang motor yaitu istri dari pengemudi.
Menurut keterangan sopir truk bernama Suardi, saat itu dirinya dari arah pergudangan mengangkut besi Corcoran dan saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), melihat spion kanan tidak ada kendaraan.
"Saya dari pergudangan angkut besi, mau diantar ke Bengalon (Kutai Timur). Saat itu tidak terlihat ada motor dari kaca spion, tiba-tiba motor itu sudah ada disamping truk saya, terus keserempet," ujar pemuda 25 tahun itu.
"Motor terlindas, saya dengar ada bunyi krek saja, terus saya berhenti, ternyata ada perempuan terlindas ban belakang disebelah kanan," sambungnya.
Penumpang sepeda motor saat terjatuh kaki sebelah kanan terlindas ban truk bagian belakang. Suardi menambahkan kemungkinan pemotor yang berboncengan tersebut hendak putar balik tapi posisi motor yang mereka naiki mepet di sebelah kanan truk. "Karena posisinya itu pas jalur putar balik, disitu dia baru terlihat," ujarnya lagi.
Seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian yaitu Musdianur mengatakan setelah melihat insiden itu dirinya berhenti untuk melihat kondisi pemotor.
"Saya sedang melintas melihat kondisi penumpang motor luka terbuka di kaki kanan akibat terlindas truk," ujar pria 35 tahun itu.
Musdianur mengaku sempat memberikan pertolongan kepada wanita yang mengalami kecelakaan karena sulit bernafas lantaran lidah terlipat.
"Kondisinya saat itu masih hidup tapi nafasnya sempat terhenti karena lidahnya terlipat, saya sempat melakukan RJP (resusitasi jantung paru) karena penumpang motor mengalami henti jantung atau pernafasan," sebutnya.
Namun nyawa si wanita tak tertolong dan kemudian langsung dievakuasi menggunakan ambulans relawan ke rumah sakit.
Editor: Aspian Nur