Meski hanya pemilihan ketua RT, namun pelaksanaan pemungutan suara yang digelar di RT 05 tersebut sama seperti saat pemilihan legislative maupun pemilihan kepala daerah. Ada surat suara, bilik lengkap dengan paku dan bantalan untuk mencoblos, kotak suara juga tinta.
Pemungutan suara berlangsung sejak pukul 08.00 WITA pagi hingga pukul 12.00 WITA, bertepatan dengan hari pelantikan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming Raka.
Sejak pagi hari warga satu per satu juga ada yang secara rombongan datang ke lokasi pencoblosan yang mana panitia menggunakan posyandu sebagai lokasi pemilihan suara. Sebelumnya panitia pelaksana pemungutan suara sudah menyebar undangan untuk memilih kepada ratusan warga RT 05 di perumahan tersebut.
Mereka pun berdatangan untuk menyalurkan hak suara, memilih empat calon ketua RT yaitu Ketua RT petahana Suparman, mantan ketua RT Yulianti serta dua warga yang maju dalam kontestasi pemilihan tersebut yaitu Sujianto dan Mansyur.
Proses pencoblosan berjalan tanpa kendala. Setelah lewat tengah hari diketahui ada sekitar 200 warga yang datang ke tempat pemungutan suara dan sebagian warga yang tak bisa datang karena sakit didatangi panitia pemilihan agar tak kehilangan hak suara dan pilihan mereka.
Proses penghitungan suara langsung digelar jelang sore setelah semua kertas suara terkumpul. Warga yang sudah mencoblos kembali hadir untuk melihat proses penghitungan suara tersebut yang menghasilkan suara terbanyak untuk Suparman yaitu 101 suara, dengan sisanya terbagi untuk calon lainnya. Suparman akan memimpin RT 05 tersebut dalam waktu lima tahun ke depan.
“Ini pemilihan yang demokratis yang diharapkan bisa jadi contoh kampung lain untuk melakukan hal yang sama. Kami mengucapkan selamat bertugas dan bekerja kepada ketua RT terpilih. Kami berharap warga RT 05 semakin kompak, bekerja sama dan bergotong royong menjadikan kampung ini semakin maju,” ujar Basuki, perwakilan dari Kelurahan Bukit Pinang yang hadir pada saat penghitungan suara berlangsung.
Editor: Aspian Nur