Tak hanya itu, kabut juga menyelimuti Kota Tepian sejak pagi hingga siang hari. Seperti Senin (14/10/2024) hari ini, baru pada pukul 13.00 WITA matahari terlihat setelah sejak pagi mendung dan berkabut. Awan mendung sudah sedikit terlihat dibeberapa titik mulai pukul 15.30 WITA walaupun didominasi dengan awan abu-abu.
Hal ini juga sudah disadari oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda sejak kemarin. Prakirawan BMKG Samarinda Wiwi Indasari Azis mengamati hal tersebut dan menyebut asap putih tipis adalah kabut. “Benar itu adalah kabut karena dari pagi kan berawan sehingga suhu cukup rendah,” kata Wiwi kepada Korankaltim.com hari ini.
Pantauan dari Stasiun Meteorologi Kantor Temindung suhu mencapai 29 derajat celcius hingga pukul 12.00 WITA siang tadi. Hal itulah yang menyebabkan kelembaban tinggi, sekitar lebih dari 80 persen yang disebut jadi penyebab adanya kabut hingga siang hari menjelang sore.
“Kondisi seperti ini memang biasa terjadi pada saat kelembaban udara tinggi seperti halnya yang sering terjadi pada malam maupun pagi hari,” ujar Wiwi lagi.
Ada potensi kondisi ini terjadi hingga beberapa hari kedepan mengingat saat ini berada dimasa peralihan ke musim penghujan.
Meski begitu, Wiwi memastikan tidak akan terjadi kemungkinan terburuk seperti kelembaban udara yang tinggi. “Seharusnya tidak ada karena hanya berlangsung sekitar beberapa hari hingga sepekan saja. Pertengahan hingga akhir bulan, berdasarkan prediksi sudah akan memasuki musim hujan,” tutup Wiwi.
Editor: Aspian Nur