Bukan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda yang membukanya secara resmi, melainkan ada oknum yang membukannya dan mengaku sebagai anggota Dishub, pada Selasa (1/10/2024).
Kabar itu dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ), Didi Zulyani, bahwa pembongkaran barier tersebut di luar sepengetahuan Satlantas maupun Dishub.
“Jadi saya kurang tahu siapa pelakunya, tapi yang jelas oknum itu mengaku sebagai anggota Dishub. Padahal kami bersama Satlantas baru hari ini membuka bersama,” kata Didi pada Korankaltim.com.
Dia memprediksi, oknum tersebut membukanya pada malam atau dini hari, kemudian menitipkan bariernya pada SPBU yang ada di sekitar situ.
Dia menekankan kembali, bahwa oknum tersebut bukanlah anggota Dishub Samarinda. Sehingga usai mengambil barier tersebut di SPBU, langsung dipasang di Jl Dr Soetomo.
“Tadi pagi pada saat saya berangkat ke kantor, barier itu posisinya sudah hilang. Padahal barier ini harusnya yang memasang dan mencabut adalah Dishub bersama Satlantas, tidak boleh orang lain,” bebernya.
Kata Didi, tindakan tersebut bisa dikatakan sebuah keegoisan. Meski begitu, dia menegaskan tidak menyelidiki siapa oknum tersebut.
Editor: Supiansyah