Peristiwa pembegalan dan penganiayaan terhadap RH beredar selama 18 detik di aplikasi perpesanan WhatsApp dan media social Instagram. Dalam video itu disebutkan peristiwa berlangsung di Jalan Baru ataau Gunung China arah menuju Pelita 4 Sambutan Minggu (29/9/2024) pagi sekitar pukul 05.30 WITA usai salat subuh.
Dalam video tersebut terlihat RH ditolong sekelompok pemuda yang sedang melintas. RH terduduk di tepi jalan dengan kondisi terengah-engah dan mengalami luka-luka.
"Ini kita di jalan baru, ini yang ke Gang Damai (sambil menunjuk), terus itu yang arah sambutan Pelita 4 (sambil menunjuk). Ini ibunya habis di jambret katanya," ucap pemuda yang mem-videokan sambil menunjukkan arah dan posisi mereka ketika menolong wanita tersebut.
Selain keterangan dari video tersebut, juga beredar terduga pelaku awalnya menyewa jasa esek-esek RH, dijemput dengan sepeda motor kemudian dibawa ke sebuah indekost.
Usai menggunakan jasanya, si terduga membawa RH ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan disana diduga dianiaya oleh pria hidung belang tersebut.
Tak hanya itu saja, terduga juga mengambil barang milik RH dan meninggalkan begitu saja di pinggir jalan tak jauh dari jurang.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus yang dikonfirmasi mengakui adanya dugaan kejadian tersebut.
"Iya kami sudah terima itu dan anggota saat ini sudah dilapangan untuk melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan korban maupun saksi-saksi," kata Satria.
Editor: Aspian Nur