Namun selain focus pada pembuatan drainase, pemkot juga tetap memperhatikan hal lain yang dianggap bisa mengganggu estetika kota, diantaranya adalah kabel yang menjuntai dan kusut di atas bangunan, baik itu kabel listrik maupun kabel jaringan telekomunikasi.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Marnabas Patiroy menegaskan kalau kabel yang menjuntai tak tak hanya mengganggu keindahan mata tapi juga bisa berbahaya.
“Supaya wajah kota cantik kami minta Telkom untuk membenahi kabel-kabel yang menjuntai di jalan-jalan protokol dulu, prosesnya berjenjang,” ujar Marnabas kepada Korankaltim.com Jumat (27/9/2024) hari ini.
Selasa (1/10/2024) pekan depan Pemkot Samarinda bakal memanggil semua pihak yang kabelnya berantakkan bersama dengan Telkom juga.
“Kami panggil semua, cari solusi bagaimana caranya untuk menertibkan kabel-kabel yang ada di jalan protokol dulu,” imbuhnya.
“Jangan jomplang, pemkot sudah berusaha untuk mempercantik wajah kota, tapi seketika harus terganggu dengan beberapa kabel yang berantakkan,” papar Marnabas.
Hanya saja dijelaskannya hal ini bukan bagian dari rencana kabel tanam yang sempat ingin direalisasikan pemkot pada beberapa bulan lalu. Sembari realisasi menunggu hal itu, beberapa kabel diminta untuk dirapikan terlebih dahulu.
Meski belum ditentukan, ada beberapa titik yang sudah masuk bidikkannya.
“Di Jalan Dr Soetom, Jalan Lambung Mangkurat, khususnya Kecamatan Samarinda Kota, itu yang jadi perhatian kami diawal ini. Tinggal dibenahi saja,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur