Yang membuat ramai, gundukan emas hitam pada tongkang itu menyentuh atau mengenai bagian bawah jembatan.
Dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Polairud Kompol Izdiharuddin Faris membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Saya juga tadi baru terima infonya. Jadi saya minta anggota untuk mengecek ke TKP (Tempat Kejadian Perkara, Red) dan meminta keterangan dari pihak kapal. Jadi itu sebagai antisipasi awal saja, kalau memang nanti ada komplain dari pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum. dan Penataan Ruang, Red) Kaltim," ungkapnya.
Ia menambahkan, jika memang ada keberatan dari Dinas PUPR selaku penanggung jawab jembatan, maka pihaknya akan melakukan klarifikasi ke pihak nahkoda kapal.
"Termasuk dengan pihak PT Pelindo. Itu kalau memang mereka mengeluarkan surat keberatan terkait insiden tersebut," tukasnya.
Sementara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Samarinda, Capt Sahrun Azis mengaku belum menerima informasi terkait kejadian tersebut.
"Kami belum ada terima informasi soal itu. Tapi nanti akan kami cek dulu," singkatnya. (*/KK)