Kamis (12/9/2024) siang tadi sekitar pukul 11.00 WITA, terjadi insiden truk yang tak kuat menanjak akibat as roda patah sehingga temundur di kawasan yang akrab disebut Gunung Manggah tersebut.
Truk dengan plat KT 8235 MH warna kuning bermuatan agregat atau batu yang digunakan untuk bahan bangunan tersebut awalnya melewati jalan Otista dari arah Samarinda Seberang dan hendak menuju ke Anggana Kutai Kartanegara (Kukar).
Namun saat tiba di tanjakan Gunung Manggah, tiba-tiba truk yang dikemudikan Dedi tersebut tak kuat menanjak karena as roda belakang patah sehingga membuat truk berjalan mundur dan menabrak sepeda motor dibelakangnya. Beruntungnya si pengendara motor berhasil menyelamatkan diri dengan cara meloncar sementara sepeda motor miliknya terlindas.
Truk juga menghantam sebuah kios konter handphone serta sepeda motor yang tengah parkir di konter tersebut. Kepada Korankaltim.com, Dedi sang supir mengatakan peristiwa terjadi saat ia membawa truk hendak menanjak di Gunung Manggah.
"Saya juga tidak menyangka, tiba-tiba as roda belakang patah dan truk mundur," kata pria 49 tahun itu saat ditemui di lokasi kejadian.
"Saat itu saya berusaha untuk mengendalikan truk karena kondisi arus lalu lintas cukup ramai. Supaya tidak ada korban jiwa saya banting setir ke kiri menghindari kendaraan di belakang," paparnya.
Pasca insiden itu Dedi langsung turun dari truk, untuk melihat kondisi dibelakangnya, ternyata dua buah motor tertabrak, serta satu konter mengalami kerusakan.
"Ya, mau bagaimana lagi ini musibah, tetapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi saya akan bertanggung jawab," ucap Dedi.
Sementara karyawan konter handphone Bayu mengatakan saat kejadian tersebut, konter sedang sepi tak ada pelanggan. "Toko lagi sepi, yang rusak itu kanopi depan, atap seng sama papan nama, kalau kerugian ya lumayan bisa puluhan juta kemungkinan," kata Bayu.
Diketahui konter handphone yang tertimpa truk mundur selama ini kerap membagikan video kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut karena memiliki CCTV di bagian depan konter yang mengarah ke jalanan.
Sementara Andre, pengendara motor, mengaku dirinya tepat berada di belakang truk yang mundur tersebut dan hendak menuju ke Sambutan.
"Saya reflek menyelamatkan diri, membiarkan motor saya tertabrak, untungnya tidak ada korban jiwa. Motor rusak parah bagian depan," jelas Dedi.
Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian dari Unit Laka Lantas tiba dilokasi guna dilakukan penanganan insiden tersebut.
Editor: Aspian Nur