Ketua Majelis II Venue Gedung RRI di Jalan M Yamin Kategori Tilawah Anak dan Remaja Abdul Kudus menyampaikan, di babak penyisihan ini total peserta 140 orang yang berasal dari 35 Kafilah.
Mulai hari pertama lomba MTQN di tanggal 9 September kemarin, pelaksanaannya sudah lancar baik dalam persiapan dan lainnya. "Memang di hari pertama (lomba dimulai) sempat ada sedikit kendala, hal itu dikarenakan penyesuaian teknis-teknisnya sehingga pelaksanaan mundur hingga satu jam," jelas Kudus kepada Korankaltim.com Selasa (10/9/2024).
Di hari kedua pelaksanaan MTQN kategori lomba Tilawah Al-Qur'an Golongan Anak-anak dan Remaja, menurut Kudus sudah ada sekitar 51 peserta yang tampil.
"Terdiri dari tilawah anak-anak putra 6 peserta dan putri 6 peserta, kemudian tilawah remaja putra 6 dan putri 6 peserta yang tampil di hari Senin," kata Kudus lagi.
Selasa ini peserta tilawah anak-anak yang tampil ada 6 putra dan 7 putri, dan tilawah remaja ada 7 putra dan 7 putri. Dari total keseluruhannya baru sekitar 14 provinsi yang tampil sehingga masih ada waktu 3 hari lagi untuk mengikuti babak penyisihan sampai tanggal 13 September.
Sistem MTQN tahun ini sudah menggunakan sistem digital, mulai dari e-makro. "Jadi yang dulu makro itu diambil (dicabut peserta) kemudian dikumpulkan lagi, sekarang tinggal dikirimkan link lalu di klik maka akan timbul nomor tampil sekaligus nomor pesertanya," paparnya.
Dengan sistem e-makro tidak ada kesulitan lagi sebab semua telah terditalisasi khususnya bagi dewan hakim maupun official karena semua telah dipermudah.
"Kemudian e-scoring juga sudah lebih mudah, tinggal masukkan angka (nilai) semua akan terinput di sistem, sebab nantinya akan diambil 3 peserta baik putra maupun putri untuk mengikuti babak selanjutnya," ujar Kudus.
Untuk dewan hakim Tilawah Al-Qur'an Golongan Anak-anak dan Remaja ada 12 orang. "Yang terdiri dari hakim tajwid 3 orang, hakim fasohah 3 orang, hakim lagu 3 orang, dan hakim suara 3 orang," tutupnya.
Editor: Aspian Nur