Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Samarinda, Rionald Parubak menyampaikan bahwa pihaknya memastikan seluruh undangan, pengunjung, serta masyarakat mendapatkan pengalaman digital optimal melalui konektivitas dan layanan unggulan.
"Telkomsel telah mengoptimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband 4G/LTE di lokasi acara. Kami berharap dukungan ini memberikan pengalaman digital terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat yang hadir, menikmati, dan mengabadikan keseruan acara keagamaan ini, sekaligus mendukung kemajuan sektor pariwisata Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda," kata Rionald dalam siaran persnya, Selasa (10/9/2024).
Telkomsel telah menambah kapasitas dan kualitas jaringan BTS 4G/LTE, serta menambahkan 1 unit Compact Mobile BTS (Combat) di GOR Kadrie Oening, iMacro di Convention Hall, dan iMacro di Auditorium Universitas Mulawarman. Ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas komunikasi dan digital bagi tim operasional, panitia, pengunjung, dan tamu undangan MTQ Tingkat Nasional XXX.
Fokus peningkatan jaringan meliputi area Stadion, Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah, Aula RRI Samarinda, Islamic Center, Aula MAN 2 Samarinda, Aula Gedung Pemerintahan Kaltim, dan Bandara APT Pranoto. Total POI sebanyak 1 main POI dan 17 POI Support dengan 54 BTS 4G dan 30 BTS 2G yang menjangkau POI tersebut.
Untuk mengoptimalkan pengalaman digital pengunjung, Telkomsel juga menghadirkan berbagai program, produk, dan layanan yang menunjang kebutuhan gaya hidup digital selama acara berlangsung. Booth pelayanan tersedia di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening Sempaja, Gedung Auditorium Universitas Mulawarman, Aula MAN 2 Samarinda, Gedung E Kampus UMKT Samarinda, serta melalui mitra reseller/outlet.
Produk dan layanan unggulan meliputi penjualan IndiHome dan Orbit, penjualan perdana internet Lite & by.U, voucher fisik reguler dan by.U, kartu HALO, nomor spesial, penukaran Telkomsel POIN, penjualan perdana MTQ SA Lite 4GB, dan hadiah langsung berupa buku saku doa harian.
"Ini diharapkan membuka lebih banyak peluang kemajuan di berbagai sektor, khususnya dalam meningkatkan ekonomi digital masyarakat Kalimantan Timur dan sektor pariwisata melalui pemanfaatan teknologi terdepan," pungkas Rionald. (*)