Adalah Siti Fadillah Munawaroh, bocah berusia 6 tahun, yang hilang diantara derasnya arus air di sekitar rumahnya sendiri Jalan DI Panjaitan RT 15 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 16.00 WITA sore tadi.
Fadillah menghilang setelah terperosok ke dalam gorong-gorong yang ada di dekat rumahnya saat banjir imbas hujan deras mengguyur.
Alfat, keluarga Fadillah kepada Korankaltim.com sore tadi menjelaskan, awalnya bocah tersebut bermain digenangan air yang masuk di teras rumah bersama dengan kakak laki-lakinya bernama Habibi.
Tiba-tiba sang kakak berteriak minta tolong, lantaran adiknya terperosok ke dalam saluran drainase yang berada di depan rumah. "Drainase ini memang dibuka kalau banjir sudah semata kaki supaya cepat surut," jelas Alfat.
Video Fadillah saat bermain air di teras rumahnya sebelum masuk gorong-gorong viral di media sosial dan Alfat pun memperlihatkannya kepada media ini yang mana saat itu si bocah mengenakan baju kaos warna coklat dan celana pendek hitam.
"Dia lagi main sama kakaknya di teras rumah tetapi tidak tahu kenapa tiba-tiba keluar teras dan kakaknya langsung teriak bilang ke orangtuanya sambil menangis, kau adiknya masuk ke dalam saluran drainase," ucap Alfat.
Dikonfirmasi terpisah Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Rahmat Aribowo mengatakan setelah menerima informasi tersebut mereka langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Anggota langsung ke TKP menghimpun informasi dan memintai keterangan saksi maupun pihak keluarga," kata Ary saat dihubungi melalui ponselnya malam tadi.
Keterangan keluarga Fadillah kepada polisi saat itu Fadillah sedang bermain hujan bersama kakaknya di teras rumah, pasalnya saat itu kondisi tengah banjir, akibat guyuran hujan.
"Tiba-tiba kakaknya berteriak minta tolong karena melihat adiknya terperosok ke dalam gorong-gorong yang arusnya cukup deras," jelas Ary.
Orangtua serta warga sekitar pun langsung berupaya mencari bocah malang tersebut, tetapi belum membuahkan hasil. "Ini masih dalam pencarian, oleh tim SAR gabungan," ujar Ary.
Editor: Aspian Nur