SPAM Maloy nantinya akan memanfaatkan dua void milik PT Indominco sebagai pemenuhan kebutuhan air bersih kepada masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Ujang Rachmad kepada Korankaltim.com Minggu (25/8/2024) hari ini menjelaskan, mereka beberapa waktu lalu sempat melakukannya tinjauan ke Kutai Timur untuk menindaklanjuti kerjasama pembangunan SPAM Maloy dengan PT Indominco tersebut.
"Saat ini pembangunan SPAM mulai berlangsung, ditargetkan Juni 2025 air mengalir ke beberapa wilayah," ujar Ujang.
Untuk kualitas air sejauh ini cukup bagus karena akan digunakan sebagai air minum dan kebutuhan lainnya. "Makanya kami pastikan kualitas airnya memenuhi persyaratan," tegasnya.
Ketersediaan air yang akan digunakan oleh SPAM Maloy berkapasitas sekitar 250 liter per-detik. "Semoga cukup untuk memenuhi kebutuhan air di masyarakat, sebab nantinya disana akan ada 2 void yang digunakan mulai dari void L11 dan L13 sebagai bahan baku air minum," kata Ujang lagi.
Untuk saat ini sedang proses pengerjaan mulai dari PT Indominco bersama Pemprov Kaltim dan Bontang serta Kutai Timur untuk pengerjaan pemasangan pipa-pipa guna menyalurkan air tersebut.
"Jika SPAM Maloy ini sudah beroperasi nantinya akan dibentuk tim teknis yang dibentuk oleh Pemprov Kaltim sesuai dengan aturannya," ucapnya.
Editor: Aspian Nur