Kadirin, sekuriti Untag kepada Korankaltim.com menjelaskan, acara HUT Smaga sudah berlangsung beberapa hari. "Jadi ini kegiatan acara ulang tahun sekolah mereka," ujar Kadirin.
Acara digelar di kampus tersebut karena saat ini lingkungan sekolah mereka sedang direnovasi bersama SMA Negeri 5 dan SMPN Negeri 5 di kawasan Ir H Juanda tersebut.
Awalnya balon-balon gas dibawa para siswi dengan jumlah banyak kemudian diikat menjadi satu. "Balon-balon itu mau dipisah menjadi beberapa bagian, tetapi sayangnya mereka memotong tali-talinya menggunakan korek gas, seharusnya kan pakai gunting saja," ungkap Kadirin lagi.
"Karena balon isinya gas, pas korek dinyalakan langsung meledak dan mengenai beberapa siswi disitu, yang posisinya lagi ngumpul," paparnya.
Imbasnya, para pelajar putri mengalami luka bakar. "Setelah kejadian tubuh yang terkena balon merasa panas dan gatal, karena kena ledakan itu. Pihak sekolah langsung membawa mereka yang terkena ledakan ke Rumah Sakit SMC di Jalan Kadrie Oening,” sebutnya.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Wakapolsek Samarinda Ulu AKP Marthen Roson mengatakan pihaknya menerima laporan adanya ledakan balon gas di halaman parkir Kampus Untag. "Setelah kami terima laporan, anggota langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan awal," katanya.
Menurut keterangan saksi-saksi acara digelar berkaitan dengan ulang tahun sekolah dan para siswa bersiap melakukan pelepasan balon gas helium sebanyak 15 buah yang diikat jadi satu.
"Gas helium menyambar beberapa siswi disekitarnya saat tali diputus menggunakan korek gas hingga menyebabkan siswi-siswi merasa panas di bagian wajah serta tangan," ujar Marthen.
Kemudian siswa serta siswi yang menjadi korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, untuk mendapatkan perawatan, akibat terkena ledakan gas helium, dari balon gas. "Langsung dibawa sama kepala sekolah, dan guru-guru disana. Yang jadi tujuh anak, satu laki-laki enam perempuan," paparnya.
Tiga siswa yang mengalami luka ringan saat ini suda dipulangkan ke rumah masing-masing. "Empat lainnya lainnya yang mengalami luka bakar, yang rencana akan dilakukan operasi," pungkas Marthen.
Editor: Aspian Nur