Terkait hal itu, pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Chairul Anwar menyatakan sejak beberapa tahun lalu jelang kehadiran IKN Unmul sudah memprediksi berbagai kebutuhan khususnya seperti jasa akan sangat diperlukan di Kalimantan Timur.
"Bisa dibayangkan akomodasi penginapan saja baik di Balikpapan maupun Samarinda sekarang agak sulit mencari kamar hotel," ujar Chairul kepada Korankaltim.com Jumat (9/8/2024).
Mulai dari kegiatan kedinasan, perguruan tinggi level nasional hingga internasional semua datang ke Benua Etam. Dari kegiatan tersebut tentunya membutuhkan penginapan dan tranportasi dengan harga yang terus meningkat. "Sekarang sebenarnya masalahnya bukan pada harga sewa mobil dan penginapan di hotel yang naik saja tetapi juga ketersediaan kebutuhan beberapa hal tersebut yang harusnya bisa ditangkap dan menjadi peluang di daerah," paparnya.
Sektor jasa lainnya juga harus didorong seperti produk kerajinan asli Kaltim dan UMKM. "Karena mereka ini berkunjung ke Kaltim tidak hanya sehari dua hari saja, tetapi sampai tiga hari lebih sehingga mereka juga perlu mencari makanan dan kerajinan yang khas," kata Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.
Editor: Aspian Nur