"Purna Paskibraka Kaltim telah kami persiapkan menyambut kedatangan duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan dan mengawalnya menuju IKN. Sebelum 10 Agustus, kami pastikan mereka sudah berada di sana," ujar Firdaus.
Selain melibatkan Purna Paskibraka, Kesbangpol juga bertugas memfasilitasi mobilisasi transportasi serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memasang umbul-umbul di sepanjang jalur kirab.
Jalur kirab yang dimaksud meliputi ruas jalan dari Bandara Balikpapan menuju tol, hingga akhirnya tiba di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
"Kami berharap dengan adanya kirab bendera pusaka ini, semangat patriotisme masyarakat Kaltim semakin berkobar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan IKN kepada masyarakat luas," tambah Firdaus.
Persiapan untuk kegiatan ini telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Para anggota purna Paskibraka yang terpilih telah diberikan pelatihan khusus agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. "Kami optimistis bahwa kirab ini berjalan lancar dan sukses. Semua pihak terkait telah bekerja sama dengan baik untuk menyukseskan kirab bendera pusaka ini," ujar Firdaus.
Kesbangpol Kaltim juga fokus membantu secara teknis pelaksanaan HUT RI di IKN. Berbagai potensi kerawanan telah dibahas dan diantisipasi, termasuk pengamanan tamu VIP, mobilisasi, dan akomodasi.
"Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dan OPD terkait, untuk memastikan kelancaran HUT RI di IKN," jelas Firdaus.
Editor: Aspian Nur